Site Logo

Layanan Beasiswa

default
Redaksi
23 Feb 2026
04:03 WITA
Layanan Beasiswa

Layanan beasiswa merupakan kegiatan universitas dalam proses pengajuan beasiswa dari berbagai sumber yang dapat diterima oleh mahasiswa, memfasiltasi koordinasi untuk memperoleh sumber-sumber beasiswa baru yang pendanaannya dari sumber non-APBN.

Beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa Universitas negeri dapat dibedakan berdasarkan kemampuan akademik serta ekonomi dan berdasarkan sumber dana. Berdasarkan kriteria kemampuan akademik dan keterbatasan ekonomi maka beasiswa dapat diberikan kepada:

1) mahasiswa yang berprestasi baik dibidang akademik (IPK) maupun  di bidang non akademik, serta

2) Beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi.

Jenis dan pesyaratan pengajuan beasiswa oleh mahasiswa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang dikoordinir oleh Bagian kemahasiswaan Universitas Negeri Gorontalo informasi jenis dan syarat sebagai berikut:

Beasiswa Bank Indonesia

Beasiswa Bank Indonesia merupakan beasiswa yang diberikan oleh Bank Indonesia bagi para mahasiswa Sarjana dan Program Vokasi di PTN & PTS serta pelajar SMK terpilih. Melalui beasiswa ini, BI akan memberikan bantuan untuk biaya pendidikan, tunjangan studi, dan juga biaya hidup. Univesitas Negeri Gorontalo mendapat kesempatan dalam pemberian beasiswa ini setiap tahunnya Sejak tahun 2014. Pada tahun 2022 ini UNG mendapatkan Kuota sebanyak 88 Orang.

Kriteria

  1. Mahasiswa SI Reguler

  2. Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 3 semester atau telah menempuh minimal 40 (empat puluh) sks

  3. Berasal dari latar belakang ekonomi keluarga tidak mampu (pra sejahtera)

  4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00

  5. Maksimal berusia 23 (dua puluh tiga) tahun atau belum berusia 24 tahun pada saat ditetapkan sebagai penerima beasiswa

  6. Tidak bekerja atau berada dalam status ikatan dinas dari lembaga/instansi lain

  7. Nomor Hand Phone yang dicantumkan pada Formulir Beasiswa dan Formulir Biodata Beasiswa BI tidak diganti selama menerima Beasiswa BI

  8. Mempunyai pengalaman menjalankan aktivitas social yang memiliki dampak bermanfaat bagi masyarakat

  9. Membuat resume pribadi dan motivation letter (dalam bahasa Indonesia)

  10. Menyertakan surat rekomendasi dari tokoh ( akademik atau non akademik )

  11. Memiliki minat dan pengalaman menjalankan aktivitas sosial yang mempunyai dampak kebermanfaatan bagi masyarakat

  12. Bersedia berperan aktif dalam Generasi Baru Indonesia (GENBI) dan berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia

Kelengkapan Berkas

  1. Mengisi formulir beasiswa UNG ( terlampir )

  2. Mengisi biodata yang disediakan oleh Bank Indonesia (Form A.1) dan ditanda tangani oleh mahasiswa diqatas materai ( terlampir )

  3. Transkrip Nilai sampai semester ganjil 2018/2019

  4. Fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir ganjil 2018/2019

  5. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Mahasiswa

  6. Fotocopy Kartu Keluarga atau fotocopy Akta Kelahiran

  7. Surat keterangan ekonomi lemah atau kurang mampu dari Kelurahan

  8. Surat pernyataan tidak sedang dalam Ikatan Dinas dengan instansi manapun (terlampir)

  9. Surat pernyataan bersedia menjadi anggota aktif organisasi Komunitas Penerima Beasiswa Bank Indonesia GENBI (terlampir)

  10. Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa dari BAKP (Bagian Kemahasiswaan)

  11. Surat rekomendasikan dari 1 (satu) tokoh akademik atau non akademik

  12. Pasfhoto warna 3 X 4 sebanyak 1 lembar

  13. Berkas pada butir 1 sampai dengan 12 (masing-masing 2 eksamplar) dimasukan dalam 2 map karton (warna kuning muda)

Kuota Beasiswa

Kuota calon penerima diberikan Oleh pihak Bank Indonesia di distribusikan oleh Universitas ke fakultas secara merata. Pengiriman calon penerima beasiswa Bank Indonesia (berkas lengkap) paling lambat sesuai tanggal yang ditetapkan ke Bagian Kemahasiswaan BAKP. Apabila sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan, daftar usulan belum dimasukkan ke Bagian Kemahasiswaan BAKP maka dianggap Fakultas tersebut tidak bersedia mengirim calon penerima beasiswa.

Mekanisme Seleksi

  1. Tahap I (Perguruan Tinggi)

    1. Mengumpulkan, memeriksa, memverifikasi dan memvalidasi berkas persyaratan administrasi mahasiswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

    2. Calon yang memenuhi syarat akan dirangking skala prioritas sesuai ketentuan

    3. Menyerahkan seluruh berkas administrasi 100 orang calon penerima yang telah ditetapkan pada verifikasi dan validasi tahap I ke Bank Indonesia

    4. Menghadirkan para mahasiswa calon penerima yang telah ditetapkan lolos pada tahap I untuk mengikuti proses seleksi tahap II yang dilakukan oleh Bank Indonesia

  2. Tahap II (Bank Indonesia)

    1. Melaksanakan proses seleksi berupa wawancara kepada mahasiswa

    2. Waktu dan tempat untuk pelaksanaan wawancara sesuai kesepakatan antara Perguruan Tinggi dan Bank Indonesia

    3. Proses seleksi berupa in depth interview dilakukan untuk mengetahui kemampuan/potensi minat, dan bakat para mahasiswa

    4. Pelaksanaan wawancara dengan jumlah dan komposisi pewawancara, metode, jenis pertanyaan, skala pengukuran, serta hasil akhir menjadi wewenang Bank Indonesia

    5. Hasil akhir seleksi tahap II berupa daftar mahasiswa penerima yang dinyatakan lulus akan diinformasikan kembali ke Perguruan Tinggi secepatnya setelah pelaksanaan wawancara dan selanjutnya akan diinformasikan ke Fakultas.

Tahap Pengumuman

Hasil seleksi dikirim secara resmi oleh Bank Indonesia melalui Universitas Negeri Gorontalo. Dana beasiswa disalurkan secara langsung melalui pemindahbukuan/transfer ke rekening bank atas nama penerima beasiswa setiap 6 bulan (semester) kepada penerima beasiswa regular.

Besaran Beasiswa

Besaran beasiswa Bank Indonesia yang diterima oleh mahasiswa adalah Rp. 1.000.000/bulan maksimal dapat diterima selama 2 semester ( Apabila pada semester berikutnya IPS mahasiswa penerima beasiswa BI < 3.00, maka yang bersangkutan tidak dapat diajukan lagi sebagai penerima beasiswa BI ).

Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia

Beasiswa Van Deventer-Maas IndonesiaVan Deventer-Maas Stichting adalah sebuah yayasan pribadi dengan misi mendukung pendidikan masyarakat Indonesia.Yayasan ini didirikan pada tahun 1947, berdasarkan kesepakatan dan keinginan Ibu Elizabeth Maas, istri dari Pak Coen Van Deventer.Pada tahun 1979 Van Deventer-Maas Stichting bergabung dengan Yayasan Tjandi (didirikan tahun 1913) dan Van Deventer Stichting (didirikan tahun 1917), dengan mengadaptasi Yayasan Kartini, yang didirikan pada tahun 1913.

Pada tanggal 12 September 2017, kantor perwakilan VDMS di Indonesia secara resmi menjadi Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (YVDMI) yang pengelolaannya di percayakan sepenuhnya kepada Indonesia.Coen Van Deventer, yang peduli terhadap ketimpangan hubungan ekonomi antara Belanda dan Indonesia, sangat fokus untuk membantu pendidikan di Indonesia dengan memberikan dana dalam bentuk beasiswa dan program pengembangan karakter.Pasangan tersebut tidak dikaruniai anak, oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menyumbangkan kekayaan mereka (sebagai charity) untuk pengembangan potensi masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan ialah dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa muda, berbakat, berprestasi, dan berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

Beasiswa mulai diberikan sejak tahun kedua sampai akhir masa studi sesuai standar pendidikan (misal S1= tahun ke 2-4), kecuali yang bersangkutan tidak dapat mempertahankan prestasi (IPK < 3.00), cuti, tidak mengkonfirmasi penerimaan dana dan tidak memberikan laporan sama sekali dalam periode tertentu. Univesitas Negeri Gorontalo bersempatan menjadi mitra penyalur bantuan untuk beasiswa van deventer sejak tahun 2016.Pada tahun 2021 mahasiswa UNG yang terekrut sebagai penerima sejumlah 26 Orang.

Kriteria

  1. Mahasiswa S1dan D4 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2

  2. Usia maksimal 27 tahun

  3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Suratrekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)IPK ≥ 3.00

  4. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)

  5. Aktif berorganisasi atau di komunitas diutamakan

  6. Fasih berbahasa Inggris diutamakan

  7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Besaran Beasiswa dan Manfaatnya

  1. Rp. 750.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) akan dibayarkan langsung ke rekening pribadi penerima beasiswa setiap bulan pada tanggal yang sama (kecuali apabila tanggal tersebut jatuh pada akhir pekan/libur)

  2. Satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 (tiga ratus delapan puluh satu ribu rupiah) dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 700.000,- dan D3 sebesar Rp. 700.000,-)

  3. Mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia

Proses Pendaftaran

Pendaftaran beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia harus dilakukan secara online melalui ers.vdms-scholarship.org. Anda dapat mengunduh form daftar dokumen persyaratan yang diperlukan ketika sudah melengkapi pendaftaran secara online. Jika anda di “invite” ke tahap kedua, maka selanjutnya Anda harus mengumpulkan berkas dokumen persyaratan yang diperlukan kepada Penanggung-jawab (Person in Charge) di kampus Anda.

Dokumen Persyaratan

  1. List of required document (download pada halaman awal ORS/lampiran )

  2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.

  3. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00).

  4. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta. Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.

  5. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan/berwajib atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 10.000,-. (dapat menggunakan materai Rp 6.000 + Rp 3.000 atau materai Rp 6.000 + Rp 6.000)

  6. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)

  7. Fotocopi Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir), apabila tidak ada maka silahkan menmbuat/mengajukan surat keterangan berisi informasi besar daya dan biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan listrik kemudian diberi tanda tangan dan disahkan di kelurahan/berwajib

  8. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), apa yang Anda ketahui tentang VDMI, mengapa VDMI harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Palatino Linotype, ukuran 11, dan spasi 1).

  9. Fotokopi halaman depan buku tabungan dan pass photo 4x6 (Disiapkan hanya apabila mahasiswa tersebut lolos tahap 3)

Pastikan Anda telah memiliki foto masing-masing dokumen persyaratan sebagai backup sebelum berkas hard dikumpulkan ke pihak universitas.

Pihak universitas akan mengirim dokumen ke kantor Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi sesuai kriteria di atas. Jika Anda diterima sebagai penerima beasiswa, maka Anda harus menanda-tangani surat perjanjian beasiswa antara anda dan Pihak kampus sesuai persetujuan dan ketentuan dari Van Deventer-Maas Indonesia.

Beasiswa Pemerintah Kabupaten Bone Bolango

Beasiswa Pemerintah Bonebolango atau dikenal dengan Program Beasiswa Bone Bolango Cemerlang (BBC) adalah salah satu program pemerintah daerah yang bertujuan meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa asal daerah bone Bolango.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa D3,S1, S2 dan S3. Program beasiswa BBC tersebut, akan memberikan bantuan studi kepada mahasiswa Bone Bolango yang masih terdaftar aktif mengikuti perkuliahan. termasuk mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo yang memenuhi ketentuan.Perekrutan Beasiswa ini langsung oleh Pihak PEMDA melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango.

Keterlibatan UNG pada program beasiswa ini adalah pada verifikasi status mahasiswa aktif dan IPK mahasiswa yang akan ditetapkan.

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang tercatat sebagai penduduk asli daerah Kabupaten Bone Bolango.

  2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif.

  3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,00.

  4. Mahasiswa yang bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

  5. Mahasiswa yang tidak menerima bantuan dana atau beasiswa dari sumber lain.

  6. Bukan penerima beasiswa Bone Bolango Cemerlang Tahun Anggaran 2022.

  7. Diprioritaskan penerima tahun 2021 tahap 2 yang belum terealisasi di tahun 2021.

  8. Diprioritaskan mahasiswa yang sudah semester 6 ke atas.

Persyaratan Khusus

  1. Permohonan bantuan studi dari yang bersangkutan.

  2. Proposal permohonan beasiswa Bone Bolango Cemerlang.

  3. Fotocopy transkrip nilai terakhir yang dilegalisir Wakil Dekan I (SIAT).

  4. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa.

  5. Fotocopy KTP.

  6. Fotocopy Kartu Keluarga.

  7. Fotocopy rekening bank yang aktif (Bank BNI).

  8. Surat keterangan Aktif Kuliah pada semester berjalan dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

  9. Surat keterangan tidak sedang menerima bantuan/beasiswa dari Bagian Kemahasiswaan dan Alumni BAKP Universitas Negeri Gorontalo.

  10. Surat pernyataan benar-benar bukan Aparatur Sipil Negara diberi materai Rp 10.000

  11. Biodata mahasiswa

Beasiswa Badan Amil Zakat Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Beasiswa BAZNAS meluncurkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Hal itu dalam upaya memutus rantai kemiskinan, BAZNAS mengoptimalkan program pendidikan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki kualitas ekonomi sekaligus pendidikan masyarakat yang tergolong miskin. Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah bantuan pendidikan serta pembinaan pengembangan diri bagi mahasiswa S-1 on-going di 101 kampus mitra Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Universitas Negeri Gorontalo.sejak 2018 menjadi salahsatu perguruantinggi yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam perekrutan dan Pelaksanaan Program Beasiswa BAZNAS.

Persyaratan Umum

  1. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Beasiswa BAZNAS meluncurkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).

  2. Hal itu dalam upaya memutus rantai kemiskinan, BAZNAS mengoptimalkan program pendidikan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki kualitas ekonomi sekaligus pendidikan masyarakat yang tergolong miskin.

  3. Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah bantuan pendidikan serta pembinaan pengembangan diri bagi mahasiswa S-1 on-going di 101 kampus mitra Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)

  4. Universitas Negeri Gorontalo.sejak 2018 menjadi salahsatu perguruantinggi yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam perekrutan dan Pelaksanaan Program Beasiswa BAZNAS.

Persyaratan Khusus

  1. Mahasiswa on going, semester 5 saat mendaftar.

  2. IPK paling Paling Rendah 3,00.

  3. Aktif di organisasi internal dan eksternal kampus.

  4. Menjadi ketua organisasi atau memiliki binaan menjadi nilai lebih (aktivis)

  5. Memiliki prestasi menjadi nilai lebih (teladan).

  6. Memiliki usaha/bisnis yang masih berjalan paling sedikit tiga bulan yang lalu terhitung saat pendafaran

  7. Pernah menjadi narasumber di berbagai kesempatan menjadi nilai lebih.

  8. Aktif di media sosial

  9. Melampirkan dokumen berikut:

    1. Formulir pendaftaran

    2. KTP

    3. Kartu Keluarga

    4. Surat Keterangan dari Pengurus Masjid Terdekat

    5. Transkrip nilai terakhir

    6. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua yang ditandatangani oleh Kelurahan asal

    7. Surat pernyataan

    8. Surat keterangan aktif kuliah/rencana studi semester 5

    9. Surat rekomendasi tokoh

    10. Esai dengan tema “ Zakat ”

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar - Kuliah (KIP-K)

Beasiswa KIP K Kuliah (KIP-K) merupakan program beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu dan berprestasi yang diselenggarakan oleh Dikti. Program ini memberikan bantuan berupa biaya Pendidikan dan biaya hidup untuk mahasiswa selama 8 semester. Seluruh calon mahasiswa warga Negara Indonesia yang memenuhi ketentuan berhak mendapatkan Bantuan Beasiswa ini. Sejak Program bantuan ini luncurkan Universitas Negeri Gorontalo selalu menjadi bagian dari Program ini. Melalui program ini banyak mahasiswa kurang mampu bisa menggapai Asa mengenyam Pendidikan di perguruan tinggi berkualitas.

Syarat dan Ketentuan

Siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid. - Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah. - Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik dan mempunyai Kartu KIP. - Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik dan mempunyai Kartu Keluarga Sejahtera. - Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Jadwal Pendaftaran

Jadwal Pendaftaran KIP K berbarengan dengan  jadwal Rekrutman mahasiswa baru

Djarum Beasiswa Plus 

Sejak 1984, Djarum Foundation terus konsisten dalam memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Langkah ini diawali kesadaran bahwa pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik. Djarum Foundation turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui program beasiswa prestasi (merit based scholarship) yang dikenal sebagai Djarum Beasiswa Plus bagi mahasiswa berprestasi tinggi di Indonesia.Yang membedakan Djarum Beasiswa Plus dengan program beasiswa lain adalah, selain mendapatkan dana beasiswa selama satu tahun, Beswan Djarum (sebutan bagi penerima program Djarum Beasiswa Plus) juga mendapatkan berbagai macam pelatihan ketrampilan lunak atau soft skills guna mempersiapkan mereka menjadi calon pemimpin masa depan bangsa. Pelatihan ini meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, serta International Exposure. Tidak hanya berhenti sampai di sini, melalui program Community Empowerment, Beswan Djarum juga diberikan kesempatan untuk menerapkan berbagai ketrampilan lunak yang telah diperoleh dengan melibatkan diri secara langsung dalam memberikan jalan keluar pada suatu permasalahan sosial di lingkungan tempat mereka berada.Melalui pembudayaan dan pemberdayaan para penerima program Djarum Beasiswa Plus ini, rangkaian pelatihan tersebut dimaksudkan guna menyerasikan antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di perguruan tinggi dengan berbagai ketrampilan lunak (soft skills) yang diperoleh dari program ini. Tujuannya agar Beswan Djarum di kemudian hari menjadi pemimpin masa depan bangsa yang cakap secara intelegensia maupun emosional.

Lebih dari 12.360 mahasiswa berprestasi telah menjadi penerima program. Mereka berasal dari berbagai macam latar belakang pendidikan di lebih dari 123 perguruan tinggi unggulan di seluruh 34 provinsi di Indonesia. Sebuah bukti keseriusan Djarum Foundation dalam komitmennya membangun bangsa melalui pendidikan. Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo selama ini berkesempatan menjadi bagian dari penerima Beasiswa ini.

Inforrmasi lengkap Beasiswa dapat di liat pada info@djarumbeasiswaplus.org

Persyaratan

  1. Sedang menempuh pendidikan Strata 1/Diploma 4 di semester IV, dari semua disiplin ilmu,

  2. IPK minimum 3.20 pada semester III, serta dapat mempertahankan IPK minimum 3.20 hingga akhir semester IV,

  3. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar kampus,

  4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain. Syarat administratif berkas pendaftaran:

  5. Bukti print/cetak PDF dari form pendaftaran online,

  6. Satu lembar pas foto ukuran 4 x 6 cm berwarna, memakai jas almamater,

  7. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa,

  8. Transkrip Nilai sampai dengan semester III, yang telah dilegalisir otoritas kampus,

  9. Salinan Surat Keterangan/sertifikat aktif berorganisasi dan atau sertifikat prestasi yang diikuti/dimiliki,

  10. Surat keterangan dari kampus (Rektorat) bahwa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain (contoh untuk pendaftar 2022 adalah terhitung periode 1 September 2022 - 31 Agustus 2023).

Syarat Tes Tulis & Wawancara

Peserta Membara:

  1. Kartu Tanda Mahasiswa,

  2. Bukti undangan tes dari Djarum Beasiswa Plus (SMS/email),

  3. Bawa alat tulis,

  4. Berpakaian rapi: jaket almamater, rok/celana panjang, bersepatu tertutup.

Ikuti berita lainnya

Mahasiswa UNG Siap Mengabdi Lewat KKN Kolaboratif Bersama UGM, Dorong Terwujudnya Desa Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan
19 Jun 2026
04:01 WITA

Mahasiswa UNG Siap Mengabdi Lewat KKN Kolaboratif Bersama UGM, Dorong Terwujudnya Desa Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya, dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program pengabdian. Sebanyak 38 mahasiswa resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif UNG–UGM Tahun 2026 yang mengusung tema “Mewujudkan Desa Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal.”Program kolaboratif yang melibatkan Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat desa melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.Kegiatan coaching dan pelepasan peserta berlangsung secara resmi dengan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang akan menjadi bekal selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., menjelaskan bahwa para peserta akan melaksanakan program pengabdian di lima desa yang tersebar pada tiga kecamatan di dua kabupaten. Melalui KKN kolaboratif ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan desa berbasis potensi lokal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.“Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan di desa,” ujar Rosbin.Menurutnya, program ini dirancang untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari pengembangan ekonomi lokal, transformasi digital, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.Dalam arahannya, Prof. Abdul Hafidz Olii, M.Si., menegaskan bahwa KKN merupakan sarana pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa dapat memahami berbagai dinamika sosial sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.“KKN memberikan pengalaman nyata yang tidak diperoleh di ruang kelas. Mahasiswa harus mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk merancang program yang memberikan manfaat jangka panjang,” ungkap Hafidz.Ia juga menekankan bahwa kegiatan coaching sebelum keberangkatan menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan di lapangan. Berbagai materi pembekalan diberikan, mulai dari strategi pemberdayaan masyarakat, pemetaan potensi desa, penguatan ekonomi berbasis lokal, transformasi digital, hingga pembangunan berkelanjutan.

UNG Berikan Penguatan Akses Studi Lanjut Bagi Dosen Muda
18 Jun 2026
07:12 WITA

UNG Berikan Penguatan Akses Studi Lanjut Bagi Dosen Muda

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan komitmennya, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Penguatan Akses Studi Lanjut bagi Dosen yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Rektorat UNG.Kegiatan yang diikuti para dosen dari berbagai fakultas ini dibuka langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Hadir sebagai narasumber utama, akademisi terkemuka Prof. Dr. Ir. Noer Azam Achsani, M.S.**, yang berbagi pengalaman, strategi, serta motivasi bagi dosen muda UNG.Dalam sambutannya, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.,  menegaskan bahwa studi lanjut merupakan investasi strategis bagi masa depan universitas. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen akan memberikan dampak langsung terhadap mutu pendidikan, produktivitas riset, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.“Penguatan kapasitas dosen melalui pendidikan lanjutan merupakan bagian penting dari upaya membangun universitas yang unggul dan berdaya saing. Dosen yang memiliki kompetensi akademik tinggi akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Eduart.Melalui kegiatan ini, para dosen didorong untuk mulai merencanakan studi lanjut secara matang, mulai dari menentukan bidang keilmuan yang akan ditekuni, mempersiapkan topik riset yang relevan, hingga membangun jejaring akademik yang mendukung pengembangan karier mereka.Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Noer Azam Achsani, M.S., dalam pemaparannya memberikan berbagai perspektif mengenai strategi sukses studi lanjut bagi dosen. Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang akademisi tidak hanya ditentukan oleh peluang yang tersedia, tetapi juga oleh komitmen, konsistensi, dan kecintaan terhadap dunia ilmu pengetahuan.Dosen perlu memiliki visi yang jelas mengenai bidang keilmuan yang ingin dikembangkan serta fokus dalam membangun kompetensi akademik yang berkelanjutan. Seorang dosen harus mampu bangun komunikasi, terus tingkatkan kapasitas akademik melalui berbagai aktivitas ilmiah, serta terus membangun networking dengan berbagai pihak.Ia juga menyoroti pentingnya publikasi ilmiah sebagai salah satu indikator utama pengakuan akademik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, dosen harus aktif membangun kolaborasi penelitian, memperluas jaringan akademik, serta menjalani proses ilmiah dengan kesabaran dan konsistensi. (**)

Dari Dapur ke Dunia Medis: Peneliti UNG Temukan Potensi Daun Pandan untuk Membantu Penyembuhan Luka Bakar
17 Jun 2026
07:34 WITA

Dari Dapur ke Dunia Medis: Peneliti UNG Temukan Potensi Daun Pandan untuk Membantu Penyembuhan Luka Bakar

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Ketika mendengar kata daun pandan, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan aroma harum pada nasi, kue, atau minuman tradisional. Selama ini, tanaman bernama ilmiah Pandanus amaryllifolius itu memang lebih dikenal sebagai penyedap alami dalam berbagai hidangan khas Nusantara. Namun, siapa sangka bahwa tanaman yang akrab di dapur ini ternyata menyimpan potensi besar di bidang kesehatan?Temuan menarik tersebut diungkap melalui penelitian yang dilakukan oleh Mohamad A. Paneo bersama tim peneliti yang terdiri atas Nurain Thomas, Fika N. Ramadhani, Multiani S. Latif, Faradila R. Moo, Lisa E. Puluhulawa, Intan Nusi, dan Angreni Ayuhastuti. Penelitian ini mengkaji pengembangan gel berbahan ekstrak daun pandan sebagai kandidat terapi topikal untuk membantu penyembuhan luka bakar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun pandan tidak sekadar menghadirkan aroma khas, tetapi juga memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung proses regenerasi jaringan kulit.Luka Bakar dan Tantangan PenanganannyaLuka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik akibat kecelakaan rumah tangga, paparan panas, maupun bahan kimia. Pada kasus luka bakar derajat dua, kerusakan tidak hanya terjadi pada lapisan kulit terluar, tetapi juga mencapai lapisan di bawahnya.Proses penyembuhan luka bakar memerlukan penanganan yang tepat karena luka yang terbuka rentan mengalami infeksi bakteri. Jika tidak ditangani dengan baik, infeksi dapat memperlambat penyembuhan bahkan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.Karena itu, pengembangan bahan alami yang aman, efektif, dan mudah diperoleh menjadi salah satu fokus penelitian di bidang farmasi modern.Mengubah Daun Pandan Menjadi Gel Penyembuh LukaDalam penelitian ini, para peneliti menggunakan ekstrak etanol 70 persen daun pandan yang kemudian diformulasikan menjadi gel topikal. Tiga formulasi disiapkan dengan konsentrasi ekstrak berbeda, yaitu 30 persen, 35 persen, dan 40 persen.Setiap formulasi diuji secara menyeluruh untuk menilai kualitas dan kestabilannya. Beberapa parameter yang diamati meliputi tingkat keasaman (pH), viskositas atau kekentalan gel, serta kestabilan selama penyimpanan pada berbagai kondisi suhu.Hasilnya cukup menggembirakan. Seluruh formulasi menunjukkan karakteristik fisik yang stabil dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk sediaan gel pada kulit. Artinya, formulasi tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk farmasi berbasis bahan alam.Aman bagi KulitSelain efektivitas, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan produk kesehatan. Untuk itu, peneliti melakukan uji iritasi guna melihat apakah gel dapat menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan pada kulit.Selama masa pengamatan, tidak ditemukan tanda-tanda kemerahan maupun pembengkakan pada area aplikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa formulasi gel ekstrak daun pandan memiliki kompatibilitas yang baik terhadap kulit dalam kondisi penelitian yang dilakukan.Meskipun demikian, para peneliti menegaskan bahwa pengujian lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan keamanan penggunaan jangka panjang pada manusia.Konsentrasi Lebih Tinggi, Penyembuhan Lebih CepatSalah satu hasil paling menarik dari penelitian ini adalah kemampuan gel daun pandan dalam mendukung penyembuhan luka bakar.Pada model praklinis yang digunakan, formulasi dengan konsentrasi ekstrak 40 persen menunjukkan proses penutupan luka yang lebih cepat dibandingkan formulasi berkonsentrasi lebih rendah maupun kelompok pembanding.Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun pandan, semakin besar pula potensi efektivitasnya dalam mendukung regenerasi jaringan kulit.Namun, para peneliti mengingatkan bahwa hubungan tersebut masih perlu dikaji lebih mendalam melalui penelitian lanjutan untuk memahami mekanisme biologis yang mendasarinya.Rahasia di Balik Khasiat Daun PandanApa yang membuat daun pandan berpotensi membantu penyembuhan luka?Jawabannya terletak pada kandungan senyawa bioaktif yang dimilikinya. Daun pandan diketahui mengandung flavonoid, tanin, dan polifenol—kelompok senyawa yang telah lama dikenal memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.Antioksidan berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sedangkan sifat antiinflamasi membantu meredakan peradangan yang sering muncul selama proses penyembuhan luka.Kombinasi kedua aktivitas ini diduga berperan penting dalam mempercepat regenerasi jaringan kulit yang mengalami kerusakan.Melawan Bakteri Penyebab InfeksiTidak hanya membantu penyembuhan, gel ekstrak daun pandan juga menunjukkan aktivitas antibakteri.Penelitian menguji kemampuan gel dalam menghambat pertumbuhan dua bakteri yang sering menyebabkan infeksi luka, yaitu Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.Hasilnya menunjukkan bahwa formulasi gel mampu menghambat pertumbuhan kedua bakteri tersebut, dengan efek yang lebih kuat terhadap Staphylococcus aureus.Temuan ini membuka peluang baru bagi pemanfaatan daun pandan sebagai sumber senyawa antimikroba alami untuk pengembangan produk perawatan luka di masa depan.Dari Tanaman Tradisional Menuju Inovasi FarmasiMeskipun hasil penelitian ini sangat menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa seluruh temuan masih berada pada tahap praklinis. Sebelum dapat digunakan secara luas dalam layanan kesehatan, formulasi ini masih memerlukan serangkaian penelitian lanjutan, termasuk uji klinis pada manusia dan evaluasi keamanan jangka panjang.Namun demikian, studi ini memberikan gambaran bahwa kekayaan hayati Indonesia menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Tanaman sederhana yang selama ini digunakan sebagai pewangi makanan ternyata memiliki peluang untuk berkembang menjadi produk kesehatan bernilai tinggi.Pada akhirnya, penelitian ini mengingatkan kita bahwa inovasi sering kali berawal dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Daun pandan yang biasa hadir di dapur keluarga Indonesia kini menunjukkan potensi untuk melangkah lebih jauh—dari penyedap masakan menuju kandidat terapi penyembuhan luka berbasis bahan alam.(Artikel penelitian ini dipublikasikan melalui laman berikut)

Dosen FPIK UNG Tembus Program Internasional di Tiongkok, Jadi Delegasi Akuakultur Berkelanjutan Dunia
17 Jun 2026
06:24 WITA

Dosen FPIK UNG Tembus Program Internasional di Tiongkok, Jadi Delegasi Akuakultur Berkelanjutan Dunia

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Kiprah akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di panggung internasional, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) UNG, Dr. Arfiani Rizki Paramata, kembali dipercaya mengikuti program internasional bergengsi di Republik Rakyat Tiongkok melalui 2026 Shanghai Summer School on Sustainable Aquaculture yang diselenggarakan oleh Shanghai Ocean University.Program yang berlangsung sepanjang Juni hingga awal Juli 2026 tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti muda dari berbagai belahan dunia untuk mendalami isu-isu strategis terkait akuakultur berkelanjutan. Peserta berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Timur Tengah.Berdasarkan daftar resmi peserta, hanya 23 peserta dari 25 negara dan institusi internasional yang berhasil lolos mengikuti program ini. Dalam daftar tersebut, Dr. Arfiani tercatat sebagai satu-satunya perwakilan Universitas Negeri Gorontalo sekaligus menjadi salah satu delegasi Indonesia yang memperoleh kesempatan berharga tersebut.Program yang diselenggarakan oleh College of Fisheries and Life Sciences, Shanghai Ocean University menghadirkan berbagai agenda akademik dan praktik lapangan. Para peserta akan mengikuti kuliah pakar, seminar internasional, diskusi ilmiah, kunjungan ke industri akuakultur modern, hingga pengenalan budaya Tiongkok.Lebih istimewa lagi, seluruh pembiayaan peserta ditanggung penuh melalui skema beasiswa yang didukung oleh Shanghai Ocean University dan Pemerintah Kota Shanghai. Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan, akomodasi, serta seluruh kebutuhan pembelajaran selama program berlangsung.Bagi Arfiani, kesempatan ini memiliki makna yang sangat istimewa. Pasalnya, ini merupakan tahun kedua dirinya memperoleh kesempatan belajar dan memperluas jejaring internasional di Tiongkok melalui program beasiswa bergengsi.“Saya sangat bersyukur karena tahun ini kembali diberi kesempatan untuk belajar di Tiongkok melalui program beasiswa internasional. Tahun lalu saya mengikuti program yang diselenggarakan oleh Kementerian Sains dan Teknologi Tiongkok (MOST), dan tahun ini memperoleh kesempatan melalui beasiswa yang didukung Pemerintah Shanghai dan Shanghai Ocean University,” ungkapnya.Menurutnya, pengalaman internasional tersebut tidak hanya memperkaya wawasan akademik di bidang perikanan dan akuakultur, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset dan kerja sama internasional yang dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor perikanan dan kelautan Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo.Ia berharap ilmu, pengalaman, serta jejaring global yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi di lingkungan FPIK UNG.Keikutsertaan Dr. Arfiani dalam program internasional ini mendapat dukungan penuh dari Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, S.T., M.T., sebagai bagian dari komitmen universitas, dalam mendorong peningkatan kapasitas dosen melalui penguatan jejaring akademik global.Menurutnya keikutsertaan ini semakin mengukuhkan posisi UNG dalam jejaring akademik internasional, khususnya di bidang perikanan dan kelautan. Keberhasilan akademisi FKTP menembus program internasional bergengsi ini menjadi bukti bahwa akademisi UNG mampu bersaing dan berkontribusi di level global.“Prestasi tersebut sekaligus mempertegas komitmen UNG dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta memperluas jejaring kolaborasi internasional demi menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (**)

Lihat Semua Berita