Site Logo

Dihadapan Peneliti UNG, Wamen Diktisaintek Dorong Riset Spesifik dan Kolaborasi Global

Siaran Pers
Abdul Wahid Rauf
12 Feb 2026
11:24 WITA
Dihadapan Peneliti UNG, Wamen Diktisaintek Dorong Riset Spesifik dan Kolaborasi Global

GORONTALO – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Prof. Stella Christie, Ph.D., melakukan pertemuan bersama para peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (11/2). Dalam forum dialog tersebut, Prof. Stella mendengarkan langsung pemaparan berbagai riset unggulan yang telah dikembangkan sivitas akademika UNG.

Pertemuan berlangsung dinamis, dengan diskusi mengenai penguatan kualitas riset, strategi pendanaan, hingga peluang kolaborasi internasional. Prof. Stella menegaskan pentingnya peningkatan mutu riset secara berkelanjutan, sekaligus mendorong para peneliti untuk memiliki kekhususan atau fokus keilmuan yang jelas.

Menurutnya, spesialisasi bidang riset akan membangun track record akademik yang kuat. Hal tersebut menjadi modal penting bagi peneliti dalam memperoleh hibah penelitian maupun menjalin kerja sama dengan dunia industri.

“Dengan kekhususan, kualitas riset akan semakin meningkat dan peluang kolaborasi semakin terbuka,” ujarnya.

Tak hanya itu, Prof. Stella juga mendorong para peneliti UNG untuk percaya diri menjalin kolaborasi dengan universitas luar negeri. Ia menilai banyak perguruan tinggi asing memiliki ketertarikan terhadap isu-isu lokal Indonesia yang unik dan strategis untuk dikaji bersama. Karena itu, dosen Indonesia tidak boleh merasa minder.

“Peneliti Indonesia memiliki kompetensi yang sangat baik. Isu-isu lokal kita justru memiliki nilai strategis dan menarik bagi dunia internasional,” tegasnya.

Dalam pesannya, Prof. Stella mengingatkan agar para peneliti tidak pernah lelah dalam melakukan penelitian. Ia menekankan bahwa hasil riset bukan hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi manfaat luas bagi negara dan masyarakat.

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., menyambut baik arahan dan penguatan yang diberikan oleh Wamen Diktisaintek kepada para peneliti UNG. Menurutnya, pesan yang disampaikan menjadi motivasi penting untuk terus meningkatkan kuantitas dan kualitas riset di lingkungan UNG.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi UNG dalam memperkuat budaya riset yang fokus, kolaboratif, dan berdampak. Dengan dorongan untuk membangun spesialisasi dan jejaring global, UNG optimistis mampu memperluas kontribusinya dalam pengembangan sains dan teknologi, baik di tingkat nasional maupun internasional. (**)

Ikuti berita lainnya

Harta Karun Hijau Hungayono, Menguak Rahasia Famili Meliaceae di Jantung Taman Nasional
25 Feb 2026
08:31 WITA

Harta Karun Hijau Hungayono, Menguak Rahasia Famili Meliaceae di Jantung Taman Nasional

Abdul Wahid Rauf

Kawasan Wisata Alam Hungayono di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) tidak hanya menawarkan pesona pemandian air panas dan burung Maleo. Di balik rimbunnya kanopi hutan hujan tropis Gorontalo, tersimpan kekayaan botani yang luar biasa. Untuk pertama kalinya, sebuah penel...

Tas Kecil, Identitas Besar: Saat Gaya Hidup "Membajak" Kebutuhan Akademik Mahasiswa
24 Feb 2026
11:03 WITA

Tas Kecil, Identitas Besar: Saat Gaya Hidup "Membajak" Kebutuhan Akademik Mahasiswa

Abdul Wahid Rauf

Sebuah skripsi mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo menyoroti fenomena yang tampak sederhana, namun sarat makna: penggunaan tas kecil di kalangan mahasiswa. Di balik pilihan aksesori yang ringkas itu, tersimpan perubahan cara pandang tenta...

Menambang Air di Balik Batu, Rahasia Batupasir Teluk Tomini untuk Swasembada Air Nasional
24 Feb 2026
10:16 WITA

Menambang Air di Balik Batu, Rahasia Batupasir Teluk Tomini untuk Swasembada Air Nasional

Abdul Wahid Rauf

Di tengah isu krisis air global, sebuah kabar baik muncul dari kedalaman bumi Teluk Tomini. Selama ini, mata kita mungkin hanya tertuju pada sungai atau danau di permukaan, namun tim peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) baru saja mengungkap sebuah "gudang" raksasa yan...

Limbah Jadi Berkah, Peneliti UNG Temukan Potensi Terapi Alami dari Kulit Jeruk Nipis
19 Feb 2026
12:43 WITA

Limbah Jadi Berkah, Peneliti UNG Temukan Potensi Terapi Alami dari Kulit Jeruk Nipis

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO - Siapa sangka, kulit jeruk nipis yang selama ini kerap berakhir di tempat sampah ternyata menyimpan potensi besar bagi dunia kesehatan. Penelitian terbaru dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuktikan bahwa limbah kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mengandun...

Lihat Semua Berita

© Copyright 2025, Universitas Negeri Gorontalo